Lompat ke konten
ElevinarAmbil kursi

Buku acara · Pertunjukan #07

Presentasi yang Didengar

Sabtu, 21 November 2026 · pintu dibuka 08.45 WIB · 300 kursi daring

Ambil kursi

Elevinar mempersembahkan

Presentasi yang Didengar

Pertunjukan #07 · Sabtu, 21 November 2026

Susunan pertunjukan

  1. I

    09.00–10.45

    Sembilan puluh detik pertama

    Dimas Aryaguna

    Mengapa pembukaan menentukan apakah orang mau mendengar sisanya — dan cara menyusun kalimat pertama yang tidak dimulai dengan "baik, terima kasih atas waktunya".

    Catatan untuk penonton: Penonton barisan A akan diminta mencoba satu kalimat pembuka di akhir babak.

  2. II

    11.00–12.45

    Dari tabel ke cerita

    Nadia Prameswari

    Data yang benar belum tentu dimengerti. Babak ini menyusun alur presentasi berbasis data: satu pertanyaan, satu jawaban, satu grafik per slide.

    Catatan untuk penonton: Siapkan satu slide laporan Anda sendiri — tiga di antaranya akan dibedah langsung.

    12.45–13.30 · Tirai turun — istirahat

  3. III

    13.30–15.15

    Suara, jeda, dan tempo

    Laras Wibisono

    Di layar, wajah Anda hanya sebesar kotak kecil. Yang tersisa adalah suara. Babak ini melatih napas, tempo, dan jeda yang tidak terdengar ragu.

    Catatan untuk penonton: Gunakan headset bila ada. Kita akan berlatih bersuara bersama selama lima menit.

  4. IV

    15.30–17.15

    Pertanyaan yang sulit

    Panel ketiga pembicara

    Panel ketiga pembicara menjawab pertanyaan yang Anda kirim sejak pendaftaran. Pertanyaan barisan A dipanggil lebih dulu, lalu B, lalu kolom obrolan.

    Catatan untuk penonton: Pertanyaan yang belum terjawab dikirim jawabannya lewat surel dalam tiga hari.

Para pemain

Dimas AryagunaBabak I · Sutradara teater
Nadia PrameswariBabak II · Konsultan presentasi data
Laras WibisonoBabak III · Pelatih vokal, mantan penyiar radio
Rara AninditaPembawa acara
Bagas PratamaPengatur antrean tanya jawab
Tim teknis ElevinarSuara, layar, dan rekaman

Tata tertib penonton

  1. 1.

    Pintu dibuka 15 menit sebelum babak. Masuk lebih awal untuk menguji mikrofon; babak dimulai tepat waktu walau kursi belum penuh.

  2. 2.

    Kamera boleh mati. Hanya penonton yang dipanggil bertanya yang diminta menyalakan kamera.

  3. 3.

    Satu pertanyaan per orang per babak. Supaya giliran merata. Pertanyaan tambahan boleh ditulis di kolom obrolan.

  4. 4.

    Tidak merekam sendiri. Rekaman resmi dikirim ke semua penonton; merekam layar membuat pembicara enggan bercerita.

  5. 5.

    Terlambat tetap boleh masuk. Tapi antrean tanya jawab mengikuti urutan hadir di babak itu.

Setelah tirai turun

H+1
Rekaman keempat babak
H+2
Materi dan kerangka slide (barisan A juga menerima materi mentah)
H+3
Sertifikat kehadiran dan jawaban tertulis untuk pertanyaan yang belum terjawab

Nama, jadwal, dan harga dalam buku acara ini adalah contoh untuk purwarupa desain.